Moody Rizqy Syailendra Putra, Doktor ke-43 Prodi Doktor Hukum Untar

Selasa (10/12/24), Moody Rizqy Syailendra Putra resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara (Untar) setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Tanggungjawab Negara Dalam Perlindungan Data Pribadi Terkait Pemanfaatan Teknologi Big Data di Indonesia”. Sidang promosi doktoral ini berlangsung pada Selasa, 10 Desember 2024, di Auditorium Kampus I Untar.

Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., yang bertindak sebagai Ketua Sidang. Sebagai penguji hadir para akademisi terkemuka, yaitu Prof. Dr. Mella Ismelia F. R., S.H., M.Hum., Prof. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., dan Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah, S.H., LL.M. Promotor utama dari penelitian ini adalah Prof. Dr. Gunardi Lie, S.H., M.H., dengan dukungan promotor pendamping Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M.

Dalam penelitiannya, Moody membahas pemanfaatan teknologi big data yang semakin masif, yang menuntut pengelolaan data secara efektif sekaligus memastikan perlindungan privasi masyarakat. Ia menyoroti adanya potensi kerentanan dalam keamanan sistem informasi yang dapat berakibat merugikan masyarakat, terutama ketika data pribadi disalahgunakan. Berdasarkan perspektif Hak Asasi Manusia (HAM), perlindungan data pribadi menjadi aspek yang sangat penting untuk diperhatikan oleh negara.

Moody mengidentifikasi sejumlah kelemahan dalam norma hukum yang mengatur perlindungan data pribadi di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah kurangnya pengutamaan antara sanksi adminsitrasi dan sanksi pidana terhadap prosesor data, belum adanya lembaga pengawas yang memadai, serta belum optimalnya implementasi prinsip-prinsip perlindungan data pribadi. Untuk mengatasi hal tersebut, Moody merekomendasikan rekonstruksi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dengan menambahkan asas non-diskriminatif serta memberikan perhatian khusus kepada perlindungan kelompok rentan yang sering kali menjadi sasaran pelanggaran data, selain itu, Moody juga merumuskan pasal-pasal yang dapat dimuat dalam UU PDP ataupun peraturan turunannya.

Ia juga menyarankan agar pemerintah segera membentuk lembaga independen yang khusus menangani perlindungan data pribadi di Indonesia dan memastikan penegakan hukum berjalan secara efektif. Selain itu, pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi yang berpotensi disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Perolehan gelar doktor ini merupakan pencapaian luar biasa bagi Moody, yang pada usia 29 tahun menjadi Doktor Ilmu Hukum ke-43 di Universitas Tarumanagara. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00, Moody berhasil menorehkan prestasi gemilang dan menambah daftar panjang lulusan berprestasi yang telah dihasilkan oleh Universitas Tarumanagara. Keberhasilannya diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan hukum perlindungan data pribadi di Indonesia. (HE)

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

 

1

Januari

Tahun Baru 2026 Masehi

16

Januari

Isra Mi’raj

16-17

Februari

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

8

Maret

Workshop Penyusunan Artikel dan Publikasi Jurnal Nasional Terakreditasi dan Internasional Terindeks Scopus

15

Maret

Workshop “From Idea to Article”

18-19

Maret

Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948

20-24

Maret

Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah

3

April

Wafat Yesus Kristus

5

April

Kebangkitan Yesus Kristus

7

April

Webinar Kebaruan (Novelty)

1

Mei

Hari Buruh Internasional

4

Mei

Kuliah Dosen Tamu “Bukan Sekedar Damai: Seni Negosiasi dalam Sengketa Hukum”

8

Mei

Webinar Proposal The Legality of Iran Closure The Strait of Hormuz and its Impact on International Trade

14-15

Mei

Kenaikan Yesus Kristus

22

Mei

Webinar Legal Transplantation and Law Reform: Navigating The Gap Between Theory and Practice

27-28

Mei

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah

29

Mei

Webinar The Status and Treatment of Merchandt Vessels In Situations of War

31

Mei

Hari Raya Waisak 2570 BE

1

Juni

Hari Lahir Pancasila

2-4

Juni

Kunjungan Kerja dan Penandatanganan MoU di Universiti Sains Islam Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, dan Universiti Malaya

6

Juni

Kuliah Umum Magister Ilmu Hukum

12

Juni

Kuliah Umum Sarjana Hukum & Seminar Perpajakan “Aspek Hukum dan Penyelesaian Sengketa Pajak”

16

Juni

Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah

30

Juni

Kunjungan Benchmarking Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Makassar dan Direktur Program Pascasarjana Universitas Ngudi Waluyo ke Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara

10

Juli

Seminar Nasional “Pemberesan Saham dalam Kepailitan Perseroan”

13-18

Juli

Pelatihan dan Pendidikan Mediator Bersertifikat

18

Juli

Yudisium Fakultas Hukum

25-16

Juli-Agustus

Pendidikan Keterampilan Profesi Advokat (PKPA)

31-2

Juli-Agustus

Dharmawisata dan Service Excellent Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara

3-7

Agustus

Workshop Penulisan Skripsi (WPS)

12-13

Agustus

Pengenalan Kampus dan Penyambutan Mahasiswa Baru (PKKMB)

13-18

Agustus

Lomba International Moot Court Competition 2026

15

Agustus

Pengenalan Kampus dan Penyambutan Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Pascasarjana Semester Ganjil 2026/2027

17

Agustus

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

18

Agustus

Open House Orang Tua Mahasiswa Baru Semester Ganjil 2026/2027

19

Agustus

Webinar “Masa Depan Tata Kelola Data di Indonesia: Sinkronisasi Regulasi, Persiapan Industri, dan Tantangan Perlindungan Data Pribadi”

23-30

Agustus

International Student Exchange Programme (ISEP)

25

Agustus

Maulid Nabi Muhammad SAW

26

Agustus

Kuliah Tamu “Mengkaji Praktik Persaingan Usaha Tidak Sehat dalam Dunia Bisnis”

28

Agustus

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

9

September

Kuliah Tamu “Tantangan Penyelenggaraan Rumah Susun di Indonesia: Implementasi UU Nomor 20 Tahun 2011 tantang Rumah Susun”

17

September

Kuliah Tamu “Music Business di Era Digital”

12

Oktober

Guest Lecture “Explanation Ragarding Equitable Access: Islamic Economic Framework for Modern Copyright Law”

24-25

Desember

Hari Raya Natal
Fakultas Hukum, Kuliah Jurusan Hukum, Magister Kenotariatan, Jakarta, FH Untar, Universitas Tarumanagara