MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BANGSA INDONESIA MELALUI PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM SECARA OPTIMAL

Indonesia adalah negara merdeka yang memiliki kebebasan dan kewenangan untuk mengutur diri sendiri dan meningkatkan kemadiriannya. Kemandirian Bangsa Indonesia adalah kemampuan Bangsa Indonesia untuk hidup di kaki sendiri, dan tidak bergantung pada bangsa lain. Kemandirian Bangsa Indonesia merupakan suatu keniscayaan yang harus ditingkatkan agar negara mampu menciptakan kesejahteraan rakyat. Sebagai negara hukum modern atau negara hukum material, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menciptakan kesejahteraan rakyat. Negara tidak boleh membiarkan rakyatnya menderita, dan tidak boleh melepas rakyatnya untuk mencari kesejahterannya sendiri. Negara wajib menciptakan kebijakan dan kinerja yang berpihak pada rakyat. Negara wajib menghasilkan hasil kerja berupa kesejahteraan rakyat.

Salah satu kebijakan yang dapat mewujudkan kemandiri bangsa adalah mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Hal ini sesuai dengan amanat konstitusi (UUD 1945) Pasal 33 yang menyatakan bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar besar kemakmuran rakyat, serta cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

Salah satu sumber daya alam yang dimiliki dan mempunyai peran strategis bagi peningkatan kemandirian Bangsa Indonesia adalah gas bumi. Berkurangnya kandungan dan produksi minyak Indonesia, mengakibatkan rakyat Indonesia makin bergantung pada gas. Rakyat Indonesia sangat membutuhkan gas untuk kehidupan sehari-hari dan untuk kebutuhan Industri. Negara wajib memenuhi kebutuhan gas rakyat. pemenuhan kebutuhan gas akan membuat rakyat mampu meningkatkan perekonomiannya dan kesejahteraan hidupnya. Karena itu, kebijakan Indonesia untuk mengurangi ekspor gas merupakan kebijakan yang berpihak pada rakyat, merupakan wujud implementasi konstitusi yang harus dilakukan, dan wujud tanggung jawab negara untuk meningkatkan kemandirian Bangsa Indonesia. Dengan meningkatnya kemandiri bangsa, maka pada akhirnya Negara Indonesia akan mampu menciptakan kesejahteraan rakyatnya.

Ancaman negara lain yang akan memutus jalur internet Indonesia, sebagai balasan dari pengurangan ekspor gas Indonesia merupakan acaman terhadap negara dan rakyat Indonesia. Internet sudah menjadi kebutuhan pokok negara dan rakyat Indonesia di era teknologi informasi digital. Berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya, politik, pertahanan keamanan, dan pemerintahan/negara sangat bergantung pada internet. Memutus jalur internet Indonesia berarti memutus berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia. Karena itu, Indonesia berwenang mengambil sikap dan aksi perlawanan terhadap negara lain yang mengancam pemutusan jalur internet Indonesia.

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

 

1

Januari

Tahun Baru 2026 Masehi

16

Januari

Isra Mi’raj

16-17

Februari

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

8

Maret

Workshop Penyusunan Artikel dan Publikasi Jurnal Nasional Terakreditasi dan Internasional Terindeks Scopus

15

Maret

Workshop “From Idea to Article”

18-19

Maret

Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948

20-24

Maret

Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah

3

April

Wafat Yesus Kristus

5

April

Kebangkitan Yesus Kristus

7

April

Webinar Kebaruan (Novelty)

1

Mei

Hari Buruh Internasional

4

Mei

Kuliah Dosen Tamu “Bukan Sekedar Damai: Seni Negosiasi dalam Sengketa Hukum”

8

Mei

Webinar Proposal The Legality of Iran Closure The Strait of Hormuz and its Impact on International Trade

14-15

Mei

Kenaikan Yesus Kristus

22

Mei

Webinar Legal Transplantation and Law Reform: Navigating The Gap Between Theory and Practice

27-28

Mei

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah

29

Mei

Webinar The Status and Treatment of Merchandt Vessels In Situations of War

31

Mei

Hari Raya Waisak 2570 BE

1

Juni

Hari Lahir Pancasila

2-4

Juni

Kunjungan Kerja dan Penandatanganan MoU di Universiti Sains Islam Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, dan Universiti Malaya

6

Juni

Kuliah Umum Magister Ilmu Hukum

12

Juni

Kuliah Umum Sarjana Hukum & Seminar Perpajakan “Aspek Hukum dan Penyelesaian Sengketa Pajak”

16

Juni

Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah

30

Juni

Kunjungan Benchmarking Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Makassar dan Direktur Program Pascasarjana Universitas Ngudi Waluyo ke Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara

10

Juli

Seminar Nasional “Pemberesan Saham dalam Kepailitan Perseroan”

13-18

Juli

Pelatihan dan Pendidikan Mediator Bersertifikat

18

Juli

Yudisium Fakultas Hukum

25-16

Juli-Agustus

Pendidikan Keterampilan Profesi Advokat (PKPA)

31-2

Juli-Agustus

Dharmawisata dan Service Excellent Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara

3-7

Agustus

Workshop Penulisan Skripsi (WPS)

12-13

Agustus

Pengenalan Kampus dan Penyambutan Mahasiswa Baru (PKKMB)

13-18

Agustus

Lomba International Moot Court Competition 2026

15

Agustus

Pengenalan Kampus dan Penyambutan Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Pascasarjana Semester Ganjil 2026/2027

17

Agustus

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

18

Agustus

Open House Orang Tua Mahasiswa Baru Semester Ganjil 2026/2027

19

Agustus

Webinar “Masa Depan Tata Kelola Data di Indonesia: Sinkronisasi Regulasi, Persiapan Industri, dan Tantangan Perlindungan Data Pribadi”

23-30

Agustus

International Student Exchange Programme (ISEP)

25

Agustus

Maulid Nabi Muhammad SAW

26

Agustus

Kuliah Tamu “Mengkaji Praktik Persaingan Usaha Tidak Sehat dalam Dunia Bisnis”

28

Agustus

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

9

September

Kuliah Tamu “Tantangan Penyelenggaraan Rumah Susun di Indonesia: Implementasi UU Nomor 20 Tahun 2011 tantang Rumah Susun”

17

September

Kuliah Tamu “Music Business di Era Digital”

12

Oktober

Guest Lecture “Explanation Ragarding Equitable Access: Islamic Economic Framework for Modern Copyright Law”

24-25

Desember

Hari Raya Natal
Fakultas Hukum, Kuliah Jurusan Hukum, Magister Kenotariatan, Jakarta, FH Untar, Universitas Tarumanagara